Dior Dior Dior

977 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Buruh Semarang

Dior

Kesiapan Aparat Jaga Ketertiban

Apa Kabar Semarang – Sebanyak 977 personel gabungan dari Polrestabes Semarang, Polda Jawa Tengah, dan TNI diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi buruh yang digelar di Kota Semarang, Kamis (28/8/2025). Aksi ini diperkirakan melibatkan ribuan massa dari berbagai serikat pekerja yang menuntut perbaikan kesejahteraan dan kebijakan upah.

977 Personel Gabungan Akan Amankan Aksi Unjuk Rasa Buruh di Semarang - Radar Semarang
977 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Buruh Semarang

Kapolrestabes Semarang menegaskan, pengerahan personel dalam jumlah besar dilakukan sebagai langkah antisipasi agar aksi berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Dior

Titik Konsentrasi Aksi

Aksi buruh dipusatkan di beberapa titik strategis, di antaranya depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, kawasan Simpang Lima, serta sejumlah ruas jalan protokol di Kota Semarang. Aparat gabungan telah disiagakan di lokasi tersebut dengan pola pengamanan terbuka maupun tertutup.

“Prinsipnya kami mengawal aspirasi buruh agar bisa tersampaikan dengan baik tanpa mengganggu ketertiban masyarakat. Polisi tidak melarang, tetapi memastikan aksi berjalan damai,” ujar Kapolrestabes.

Baca Juga : Gelandang Asal Brasil, Resmi Jadi Milik PSIS Semarang

Imbauan untuk Aksi Damai

Sebelum aksi dimulai, aparat kepolisian telah melakukan komunikasi intensif dengan para koordinator lapangan buruh. Mereka diimbau untuk menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan anarkis, serta menghormati hak pengguna jalan lainnya.

Selain itu, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik untuk mengantisipasi kemacetan. Pengendara yang melintas di kawasan Simpang Lima dan Jalan Pahlawan diimbau mencari jalur alternatif.

Aspirasi Buruh

Dalam aksinya, para buruh menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya perbaikan upah minimum, kepastian jaminan sosial tenaga kerja, serta penolakan terhadap aturan yang dinilai merugikan pekerja. Mereka berharap pemerintah daerah bisa menyampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat.

“Kami hanya ingin kesejahteraan lebih baik. Semoga suara kami didengar,” kata salah seorang buruh peserta aksi.

Harapan Situasi Kondusif

Hingga berita ini diturunkan, situasi aksi masih berlangsung kondusif. Aparat gabungan terus berjaga hingga aksi selesai. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berharap aksi buruh bisa tetap berjalan damai, sehingga aspirasi tersampaikan tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas.

Dior