Apa Kabar Semarang — Kecelakaan karambol melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di dekat pertigaan Terminal Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama Semarang–Solo macet total selama lebih dari satu jam.

Tiga kendaraan yang terlibat masing-masing adalah truk tronton, truk boks, dan mobil Toyota Avanza. Benturan keras membuat posisi seluruh kendaraan melintang di tengah jalan dan menutup dua lajur sekaligus.
Kronologi Menurut Kesaksian Korban
Salah satu korban yang juga pengemudi mobil Avanza, Andri Setiawan (34), menceritakan detik-detik kecelakaan tersebut. Ia mengaku tengah melaju dari arah Semarang menuju Ungaran dengan kecepatan sedang saat tiba-tiba sebuah truk tronton terlihat masuk ke jalurnya.
“Saya kaget sekali, tiba-tiba ada truk di jalur saya. Saya sudah coba banting setir ke kiri, tapi di belakang ada truk boks yang ikut menabrak. Semua terjadi sangat cepat,” ujar Andri saat ditemui di lokasi kejadian.
Benturan keras membuat bagian depan mobil Avanza ringsek, sementara truk boks mengalami kerusakan cukup parah di sisi kanan. Truk tronton yang berada di posisi paling depan terguling sebagian hingga menutup hampir seluruh badan jalan.
Baca Juga : Kesaksian Korban Kecelakaan Karambol di Banyumanik Semarang: Tiba-tiba Ada Truk di Jalur Saya
Polisi Lakukan Evakuasi dan Olah TKP
Petugas dari Satlantas Polrestabes Semarang segera tiba di lokasi tak lama setelah kejadian. Dengan bantuan warga dan petugas derek, ketiga kendaraan berhasil dievakuasi sekitar pukul 23.30 WIB.
Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKP Dwi Santoso, membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut dan menyebut dugaan awal penyebabnya adalah faktor kelelahan pengemudi truk tronton.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sopir truk diduga mengantuk sehingga hilang kendali dan masuk ke jalur berlawanan,” jelas AKP Dwi.
Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun beberapa penumpang mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan di rumah sakit terdekat.
Lalu Lintas Kembali Normal
Setelah proses evakuasi selesai, petugas membersihkan tumpahan oli dan serpihan kendaraan dari badan jalan. Sekitar pukul 00.15 WIB, arus lalu lintas kembali normal meski sempat terjadi antrean panjang hingga beberapa kilometer.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memastikan kronologi pasti kecelakaan.
“Kami imbau para pengemudi, terutama kendaraan besar, agar beristirahat cukup sebelum melanjutkan perjalanan malam hari,” tutur AKP Dwi menutup pernyataannya.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya menjaga konsentrasi dan kondisi fisik pengemudi guna mencegah kecelakaan serupa di jalur padat antarprovinsi tersebut.






